Kegiatan Sekolah
Sebelum pemaparan, team dari SD Muhammadiyah Limpung diajak untuk berkeliling kampus SD Aisyiyah Unggulan Gemolong, mulai dari ruang komite, ruang makan yang besar dan luas sampai ke ruang pertemuan yang cukup untuk 1000 orang.
Menggali Best Practices melalui Studi Tiru
Rombongan yang terdiri dari kepala sekolah, guru SD Muhammadiyah Limpung dan Dikdasmen PCM Limpung disambut hangat oleh keluarga besar SD Aisyiyah Unggulan Gemolong. Kunjungan ini secara khusus bertujuan untuk mempelajari berbagai SOP yang menjadi tulang punggung keberhasilan sekolah tersebut.
"Kami sengaja memilih SD Aisyiyah Unggulan Gemolong sebagai tujuan studi tiru karena mereka telah memiliki sistem terstandarisasi yang terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan," jelas Abdullah Azzam, S.Psi., Kepala SD Muhammadiyah Limpung.
Implementasi Berjenjang
Dalam sesi diskusi, tim SD Muhammadiyah Limpung mendapatkan penjelasan rinci tentang proses penyusunan dan implementasi SOP dari tim SD Aisyiyah Unggulan Gemolong. "Kunci keberhasilan penerapan SOP adalah konsistensi dan evaluasi berkala. Kami menyusunnya secara bertahap sejak 5 tahun lalu," papar Murdiyanto, S.Pd, M.Pd., Kepala SD Aisyiyah Unggulan Gemolong.
Rencana Tindak Lanjut
Pasca kunjungan, SD Muhammadiyah Limpung segera menyusun action plan:
- Pembentukan tim penyusun SOP sekolah
- Adaptasi SOP yang relevan dengan kondisi sekolah
- Pelatihan implementasi SOP bagi seluruh stakeholder
- Penyusunan timeline penerapan bertahap
"Kami targetkan dalam 6 bulan ke depan sudah bisa menerapkan SOP inti di sekolah kami," tegas Abdullah Azzam penuh semangat.
Sinergi untuk Kemajuan Bersama
Kedua sekolah sepakat untuk menjalin kemitraan berkelanjutan. "Kami siap mendampingi proses adaptasi SOP di SD Muhammadiyah Limpung," tutur Murdiyanto, S.Pd, M.Pd menutup pertemuan. Dengan semangat kolaborasi ini, SD Muhammadiyah Limpung berkomitmen untuk segera menerapkan sistem terstandarisasi guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh. (zm)(Reporter: Tim Media SD Muhammadiyah Limpung)
Ratusan siswa SD Muhammadiyah Limpung dengan penuh antusias mengikuti karnaval, menampilkan berbagai atraksi kreatif yang mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. SD Muhammadiyah Limpung menghadirkan team Drumband yang dimainkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Limpung dalam menyemarakkan karnaval di Desa Limpung. Beberapa siswa tampil dengan kostum adat daerah, sementara yang lain memakai kostum tapak suci sebagai bentuk peran pendekar Muhammadiyah. Siswa lain ada juga yang memakai seragam Hizbul Wathan sebagai bagian sejarah dari cinta tanah air Indonesia sesuai namanya.
Selain itu, SD Muhammadiyah Limpung juga mengusung tema kebersamaan dan keberagaman dalam rangkaian karnaval ini, sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah. Keikutsertaan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan kekompakan dan semangat cinta tanah air kepada para siswa sejak dini.
Kepala SD Muhammadiyah Limpung, Abdullah Azzam Izzuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pendidikan karakter di sekolah. "Kami ingin mengajarkan kepada siswa pentingnya mencintai tanah air dan menghargai kebinekaan Indonesia. Karnaval ini menjadi salah satu bentuk perayaan yang sarat akan nilai-nilai tersebut, tentunya karnaval yang mendidik nasionalisme bukan karnaval yang menampilkan joget-joget sensual dan sound horeg yang tidak mendidik" ujar beliau.
Keterlibatan SD Muhammadiyah Limpung tidak hanya memperkaya acara, tetapi juga memberikan warna tersendiri dengan inovasi dan kreativitas siswa-siswi yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semangat kemerdekaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta diharapkan dapat menanamkan rasa cinta pada Indonesia dan semangat persatuan bagi generasi muda, khususnya para siswa SD Muhammadiyah Limpung.
| dr. Tika sedang menjelaskan tentang kesehatan kepada siswa-siswi |
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi, mulut dan telinga sejak usia dini. Dalam kesempatan ini, dokter menjelaskan langkah-langkah perawatan yang benar, mulai makan makanan yang sehat, cara menyikat gigi yang baik, pentingnya membersihkan telinga secara tepat, serta kebiasaan menjaga kesehatan mulut.
Kepala sekolah SD Muhammadiyah Limpung, Bapak Abdullah Azzam menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa. "Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka dan menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti acara, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada dokter. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SD Muhammadiyah Limpung dapat tumbuh dengan kesadaran penuh akan pentingnya menjaga kesehatan gigi, mulut, dan telinga demi masa depan yang lebih sehat.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah bersama Bapak Ibu guru. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. “Kami berharap dengan adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung potensi terbaik setiap siswa,” ujar Bapak Kepala sekolah.
Selanjutnya, perwakilan dari Dikdasmen PCM Limpung, Bapak Tri Setyolaksono, M.Pd memberikan paparan mengenai kebijakan sekolah yang diterapkan di tahun ajaran baru ini. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara wali murid dan pihak sekolah. Banyak orang tua yang mengajukan pertanyaan mengenai kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Diskusi ini berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme, menunjukkan tingginya minat dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak-anak mereka.
Para peserta pulang dengan membawa harapan baru untuk perjalanan pendidikan anak-anak mereka di tahun ajaran 2024-2025. Dengan adanya sosialisasi dan rapat perdana ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (ZM)
Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan aktifitas shalat dhuha, kemudian dilanjutkan dengan senam sehat di halaman sekolah bersama seluruh siswa dan guru. Dalam sambutannya, Bapak Kepala Sekolah menekankan pentingnya kesehatan dan kebugaran sebagai bagian dari pendidikan. "Senam sehat ini adalah cara kami untuk membangun semangat dan kebersamaan di awal tahun ajaran baru. Kegiatan ini juga mendukung gaya hidup sehat dan memberikan energi positif bagi semua peserta," ujarnya.
Senam sehat dipandu oleh instruktur dari Guru yang memimpin serangkaian gerakan senam yang mudah diikuti. Dengan iringan musik ceria, peserta terlihat antusias mengikuti gerakan demi gerakan yang dirancang untuk melatih kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan semangat kelompok. Anak-anak, orang tua, dan guru tampak kompak berpartisipasi dalam setiap sesi senam, menciptakan suasana yang meriah dan penuh energi.
Selain senam sehat, acara ini juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas menarik yaitu jalan sehat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan sosial antara semua pihak yang terlibat dan menciptakan rasa kebersamaan yang kuat.
Kegiatan senam sehat ini menjadi salah satu program dalam MPLS SD Muhammadiyah Limpung. Harapannya, semangat dan kebersamaan yang tercipta hari ini dapat terus berkembang sepanjang tahun ajaran dan memberikan dampak positif bagi seluruh komunitas sekolah. (ZM)
![]() |
| Bapak Rusmanto, M.Pd sedang menjelaskan tentang kurikulum merdeka |
Workshop ini diikuti oleh para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai sekolah Muhammadiyah di wilayah amal usaha Pimpinan Cabang Muhammadiyah Limpung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang sudah diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam sambutannya, Ketua Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah Limpung, Rusmanto, M.Pd menyampaikan pentingnya adaptasi terhadap perubahan kurikulum demi meningkatkan kualitas pendidikan. "Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi guru untuk berinovasi dan menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Ini adalah langkah maju dalam upaya menciptakan generasi yang kreatif dan kritis," ujar Rusmanto, M.Pd.
Selama workshop, para peserta diberikan materi tentang konsep dasar dan implementasi Kurikulum Merdeka, strategi pembelajaran yang efektif, serta teknik penilaian yang sesuai dengan kurikulum baru. Selain itu, sesi diskusi dan praktik langsung juga diadakan untuk membantu para guru memahami implementasi kurikulum ini dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Salah satu narasumber, Sri Mulyono, M.Pd, seorang pengawas pendidikan dari Dinas Batang, menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. "Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan potensi setiap siswa. Guru harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung eksplorasi, kolaborasi, dan inovasi," jelas Sri Mulyono, M.Pd.
Para peserta workshop menyambut baik kegiatan ini dan merasa mendapatkan banyak wawasan baru yang berguna untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Salah satu peserta, Ibu Masruroh, S.Pd dan Ibu Alfa Khasanah, S.Pd.I dari guru SD Muhammadiyah Limpung, mengungkapkan bahwa workshop ini memberikan panduan praktis yang sangat membantu. "Kami sangat bersemangat untuk menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah kami. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi siswa," kata Ibu Alfa Khasanah, S.Pd.I.
Pada hari kedua, workshop ini juga diisi oleh seorang pengawas sekolah yang luar biasa, Bapak Asim yang merupakan seorang pengawas dari Korwil Bidik Reban memberikan ulasan implementasi kurikulum merdeka dengan sangat jelas dan detail. Beliau menjelaskan mulai dari panduan implementasi, praktik asesmennya dan P5 sekaligus.
Workshop ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh setiap sekolah. Diharapkan, melalui kegiatan ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah di Limpung dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik dan membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di wilayah tersebut. (ZM)
![]() |
| Bapak Sri Mulyono, M.Pd sedang berinteraksi dengan peserta workshop |
Salah satu kegiatan utama yang diselenggarakan adalah program belajar Al-Qur'an dan hadis. Para siswa diajak untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran agama Islam melalui pelajaran-pelajaran yang disesuaikan dengan suasana Ramadhan. Hal ini tidak hanya membantu mereka memperdalam pengetahuan agama, tetapi juga memperkokoh rasa spiritualitas mereka.
Selain itu, SD Muhammadiyah Limpung juga mendorong para siswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Mereka diajak untuk berbagi dengan sesama melalui program amal dan berbagi takjil bagi yang membutuhkan. Kegiatan bagi-bagi takjil ini dilakukan di depan toko kita 1. Kurang lebih 130 an paket takjil disebarkan oleh kelas 6 sebagai bentuk komitmen mereka dalam berpartisipasi untuk kegiatan sosial dan ibadah. Selain itu untuk kelas 5 juga melakukan kegiatan berbagi kado ramadhan kepada masyarakat sekitar SD Muhammadiyah Limpung.
Tidak hanya itu, kegiatan kesenian dan kreativitas juga menjadi bagian tak terpisahkan dari "Ramadhan Berkualitas" di SD Muhammadiyah Limpung. Para siswa kelas 1-4 diberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui seni lukis, maupun kegiatan keagamaan lainnya di masjid sekolah. Hal ini tidak hanya menciptakan suasana yang ceria di tengah ibadah, tetapi juga memberikan ruang bagi perkembangan bakat dan minat siswa.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman Ramadhan yang berkesan dan bermakna bagi para siswa kami," kata Kepala SD Muhammadiyah Limpung, Abdullah Azzam Izzuddin. "Dengan menggabungkan pendidikan agama, kegiatan sosial, dan kreativitas, kami berharap dapat membentuk karakter anak-anak yang taat beragama, peduli terhadap sesama, dan kreatif dalam berbagai aspek kehidupan."
Kilau Ramadhan 1445 H di SD Muhammadiyah Limpung tidak hanya menjadi momen ibadah semata, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran dan pengalaman berharga bagi para siswa. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, mereka menjalani setiap hari Ramadhan dengan penuh makna dan keberkahan.
Dokumentasi Selengkapnya silahkan klik di sini



















